Teknostyle – Belakangan ini, satu warna busana menjadi sorotan netizen dan pecinta fashion: butter yellow — kuning mentega. Dengan nuansa lembut dan hangat yang muncul sebagai trend fashion tak terduga setelah acara lamaran Syifa Hadju dan El Rumi pada 21 Januari 2026. Keseragaman warna ini bukan hanya mencuri perhatian publik, tetapi juga memicu tren baru dalam inspirasi outfit choice untuk acara formal atau perayaan bahagia lainnya.

Warna Butter Yellow di Momen Spesial Lamaran
Dalam prosesi lamaran yang berlangsung 21 Januari 2026, keluarga besar calon pengantin pria tampil kompak mengenakan outfit bernuansa butter yellow. Konsep dress code ini memberikan kesan harmonis, hangat, dan elegan tanpa terkesan berlebihan. Tepat untuk suasana sakral sekaligus penuh kebahagiaan di hari istimewa tersebut. Nuansa ini juga membuat deretan foto keluarga tampak lebih rapi dan Instagram-worthy.
Bukan hanya keluarga inti yang ikut mendukung tren warna ini: berbagai anggota keluarga, termasuk yang lebih senior, tampil memukau dengan busana butter yellow yang dipadu dengan potongan kebaya tradisional atau outfit modern sederhana.
Butter Yellow: Manis, Elegan, dan ‘Friendly’ untuk Foto
Warna butter yellow sendiri masuk dalam palet warna pastel yang populer karena:
-
Memberi kesan hangat dan ceria tanpa terasa terlalu terang
-
Tampak lembut di kamera, sehingga sangat cocok untuk foto keluarga besar
-
Mudah dipadukan dengan warna netral lain seperti krem, beige, atau terracotta
-
Memberi sentuhan fresh tanpa perlu ornamen berlebihan
Pilihan warna ini membuat seluruh rombongan terlihat serasi dan estetis, sekaligus mencerminkan karakter celebration moment yang jujur dan hangat — bukannya glamor berlebihan.
Inspirasi Style dari Acara Lamaran
Beberapa gaya yang berhasil menarik perhatian netizen dalam peristiwa ini antara lain:
- Butter yellow kebaya modern yang dipakai Alyssa Daguise saat hadir di acara lamaran, memberikan nuansa feminin yang manis walau tengah hamil trimester ketiga.
- Padanan butter yellow klasik dengan aksen minimal yang dikenakan oleh tokoh senior keluarga, lengkap dengan bros atau aksesori subtle untuk memberi kesan elegan tanpa berlebihan.
- Butter yellow dipadu warna netral lain seperti peach atau terracotta yang dipilih kedua mempelai, sehingga tetap harmonis walau tidak semua mengenakan warna yang sama.
Pilihan outfit ini menunjukkan bahwa butter yellow memiliki fleksibilitas gaya — cocok untuk busana tradisional hingga western formal wear.
Dampak Tren Butter Yellow di Media Sosial
Sejak acara lamaran tersebut, tagar dan unggahan terkait butter yellow outfit bergerak cepat di media sosial. Banyak pengguna mengunggah ulang foto atau video keluarga yang kompak mengenakan warna ini, dan tak sedikit yang menggunakan istilah “butter yellow vibes” untuk menggambarkan suasana yang lebih lembut dan menyenangkan.
Tren ini pun menginspirasi beberapa fashionista untuk menggabungkan warna tersebut dalam gaya keseharian atau acara lain seperti:
- lamaran dan pertunangan lain
- family gathering
- acara formal yang lebih santai
- foto pre-wedding
Ini menandakan bahwa butter yellow bukan hanya sekadar warna momentary, tetapi berpotensi menjadi salah satu warna favorit event sepanjang 2026.
Kenapa Butter Yellow Sering Menjadi Pilihan untuk Acara Bahagia?
Warna butter yellow membawa berbagai nuansa psikologis yang positif:
- Hangat & ramah: menciptakan suasana yang ramah dan ceria
- Fresh & youthful: terlihat ringan dan inspiratif di foto
- Elegan namun simple: tak perlu aksesori berlebihan untuk tampil stylish
- Multiguna: bisa untuk acara formal sampai semi-formal
Kombinasi ini membuatnya ideal untuk banyak kalangan dari berbagai generasi, sebagaimana terlihat di acara lamaran Syifa dan El Rumi.
Dengan kekuatan warna yang mampu menyampaikan emosi positif sekaligus tampak fotogenik, butter yellow kini menjadi salah satu trend fashion event yang paling mencuri perhatian sepanjang awal 2026.






