Teknostyle – Di era digital yang penuh tekanan, stres kerja, dan informasi tanpa henti, banyak orang mencari cara baru untuk menenangkan pikiran dan memperbaiki kesehatan mental mereka. Salah satu praktik yang kini ikut viral di media sosial adalah forest bathing—metode relaksasi alami yang tidak hanya tren, tetapi juga didukung oleh ilmu kesehatan.

Apa Itu Forest Bathing?
Forest bathing berasal dari Jepang dengan istilah shinrin-yoku yang berarti “mandi hutan”. Bukan mandi air, melainkan mandi suasana hutan — menyerap suasana alam secara perlahan menggunakan semua indera:
-
Merasakan udara segar
-
Mendengar suara daun dan burung
-
Menyentuh kulit batang pohon
-
Menghirup aroma tanah dan kayu
Metode ini bukan sekadar berjalan di hutan, tetapi benar-benar melibatkan kesadaran penuh (mindfulness) dalam menikmati keheningan dan alam.
Kenapa Forest Bathing Viral di Kalangan Muda & Gen Z?
Beberapa alasan forest bathing makin banyak dibicarakan:
1. Melawan Stres dan Burnout Digital
Dengan jam layar yang tinggi, notifikasi tak henti, dan kerja tanpa batas, Gen Z dan milenial merasa perlu “unplug” dari digital. Forest bathing memberikan ruang tanpa lajunya notifikasi — cukup suara angin dan langkah kaki.
2. Pendekatan Holistik
Banyak orang menyadari bahwa olahraga atau meditasi saja kurang lengkap. Forest bathing menggabungkan:
- pernapasan
- fokus indera
- gerakan ringan
- koneksi dengan alam
Hasilnya: tenang, fokus, dan mood lebih stabil.
3. Konten Media Sosial yang Menginspirasi
Reels Instagram, TikTok, dan vlog perjalanan sering menampilkan forest bathing sebagai “cara paling estetik untuk healing”—mengundang banyak orang mencoba sendiri.
Manfaat Kesehatan Mental yang Terbukti
Beragam studi kesehatan menunjukkan bahwa forest bathing bisa memberikan efek positif, antara lain:
1. Mengurangi Kadar Kortisol
Kadar hormon stres (kortisol) cenderung turun setelah sesi forest bathing, membantu tubuh dan pikiran rileks.
2. Menurunkan Tekanan Darah & Denyut Jantung
Berdasarkan penelitian, aktivitas di alam terbuka merilekskan sistem saraf, menurunkan tekanan darah, dan memperbaiki sirkulasi.
3. Meningkatkan Kesejahteraan Emosional
Interaksi dengan alam—tanpa distraksi gadget—mengasah rasa syukur, empati, dan kedamaian batin.
4. Peningkatan Fokus & Kreativitas
Berada di lingkungan alami memberi jeda bagi otak dari “mode sibuk” sehingga pikiran bisa lebih fresh dan kreatif.
Bagaimana Cara Melakukan Forest Bathing yang Efektif
Forest bathing tidak harus di hutan jauh. Yang penting adalah kualitas pengalaman, bukan kecepatan atau jarak. Berikut panduan sederhana:
1. Pilih Lokasi yang Tenang
Taman kota, hutan kota, hingga kebun raya bisa menjadi titik start.
2. Perlahan, Jadikan Semua Indera Aktif
-
Dengarkan suara alam
-
Hirup udara perlahan
-
Rasakan tekstur daun dan batang
-
Amati warna dan detail sekeliling
3. Lepaskan Gadget (Minimalisir Distraksi)
Matikan notifikasi atau jauhkan ponsel demi hadir penuh di alam.
4. Fokus pada Nafas
Tarik napas dalam beberapa saat, hembuskan pelan — ini membantu menenangkan saraf.
5. Tidak Perlu Lama
Sesi forest bathing cukup 20–30 menit untuk merasakan efek menenangkan — siapapun bisa melakukannya.

Lokasi Forest Bathing Populer di Indonesia
Beberapa tempat yang sering direkomendasikan untuk forest bathing:
- Kebun Raya Bogor / Cibodas / Purwodadi
- Hutan Mangrove – Jakarta & Bekasi
- Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
- Hutan Pinus di Jogja atau Malang
- Hutan Kota atau Taman Kota Terbesar di Daerahmu
Untuk yang di kota besar, taman kota pun sering terasa “cukup alami” bila fokusnya adalah mindfulness di alam terbuka.
Siapa yang Harus Coba Forest Bathing?
Forest bathing bisa dinikmati siapa saja:
- pekerja kantor yang jenuh
- mahasiswa yang butuh refresh mental
- orang yang sering mengalami kecemasan ringan
- siapapun yang ingin reset tanpa biaya besar
Bahkan beberapa psikolog menyebut forest bathing sebagai pelengkap terapi kesehatan mental, terutama untuk stress management.
Di tengah dunia yang terus on, praktik sederhana ini mengingatkan satu hal fundamental:
berdiri sejenak di antara pepohonan bisa menenangkan hati dan menyegarkan pikiran.






