Teknostyle – Tak ada yang meragukan pesona Gunung Bromo. Destinasi ikonik di Jawa Timur ini selalu berhasil memikat wisatawan lewat kombinasi panorama dramatis, udara pegunungan yang sejuk, serta lanskap alam yang unik. Dalam satu perjalanan, kamu bisa menikmati sunrise spektakuler, lautan pasir eksotis, kawah aktif, hingga savana hijau yang menenangkan.
Berikut rangkaian destinasi yang biasanya dijelajahi wisatawan, dari titik pertama hingga penutup perjalanan.
Sunrise Point: Awal Petualangan yang Magis
Perjalanan biasanya dimulai dini hari menuju Penanjakan 1, spot sunrise paling populer di kawasan Bromo. Dari ketinggian sekitar 2.770 mdpl, kamu bisa menyaksikan siluet Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru berdiri megah di tengah lautan kabut.
Saat matahari mulai muncul, langit berubah warna dari gelap ke jingga keemasan. Momen ini menjadi alasan utama banyak orang rela berangkat tengah malam.
Selain Penanjakan 1, ada alternatif seperti Kingkong Hill dan Bukit Cinta yang menawarkan sudut pandang serupa dengan suasana lebih tenang.
Lautan Pasir: Hamparan Eksotis yang Ikonik

Setelah sunrise, jeep akan membawa kamu turun menuju lautan pasir yang luas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Area ini sering disebut Pasir Berbisik. Ketika angin bertiup, butiran pasir menghasilkan suara lembut yang unik. Lanskapnya yang luas dan dramatis membuat tempat ini sering dijadikan lokasi foto prewedding hingga syuting film.
Pura Luhur Poten: Nuansa Sakral di Tengah Pasir

Di tengah lautan pasir berdiri Pura Luhur Poten, pura suci masyarakat Suku Tengger. Tempat ini menjadi pusat perayaan Yadnya Kasada setiap tahun.
Arsitektur pura yang khas dengan latar pegunungan menciptakan perpaduan budaya dan alam yang sangat kuat. Meski sederhana, aura sakralnya begitu terasa.
Kawah Gunung Bromo: Menyaksikan Perut Bumi dari Dekat
Dari area parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki atau menunggang kuda menuju tangga kawah. Setelah menaiki ratusan anak tangga, kamu akan tiba di bibir kawah aktif.
Asap putih yang mengepul dan suara gemuruh dari dalam kawah menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Di sinilah kamu benar-benar merasakan kekuatan alam secara langsung.
Savana dan Bukit Teletubbies: Penutup yang Menenangkan
Perjalanan biasanya ditutup di area savana atau yang populer disebut Bukit Teletubbies. Hamparan rumput hijau luas ini menjadi kontras sempurna setelah sebelumnya menikmati pasir dan kawah.
Saat musim hujan, warnanya hijau segar dan memanjakan mata. Di musim kemarau, warnanya berubah menjadi keemasan, tetap indah dengan nuansa berbeda. Area ini cocok untuk bersantai, berfoto, atau sekadar menikmati suasana yang lebih tenang.
Satu Perjalanan, Banyak Pengalaman
Dalam satu rangkaian perjalanan selama kurang lebih 4–6 jam, kamu bisa menikmati:
- Sunrise epik dari ketinggian
- Lautan pasir yang unik dan luas
- Kawah aktif yang dramatis
- Savana hijau yang menenangkan
Dari dinginnya udara dini hari hingga hangatnya matahari pagi di savana, setiap titik di Gunung Bromo menyajikan pengalaman berbeda namun saling melengkapi.
Tak heran jika Bromo selalu menjadi destinasi favorit bagi pencinta alam, fotografer, hingga wisatawan yang ingin merasakan sensasi petualangan singkat namun penuh kesan.






