TEKNOSTYLE– Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) mendorong kampanye politik yang positif dan kreatif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjangkau pemilih yang belum menentukan pilihan sekaligus mengurangi potensi golput.
Sekretaris Nasional Repnas Yuke Yurike menyampaikan hal itu dalam kegiatan Repnas Reboan dan Ngopi Abah atau Ngobrol Pintar Arus Bawah yang digelar di Posko Repnas DK1 Jakarta, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (6/2).
Kegiatan bertajuk “Membedah Peta Politik DK1 Jakarta” tersebut membahas dinamika politik di Ibu Kota yang dinilai memiliki posisi penting karena Jakarta menjadi salah satu barometer politik nasional.
Acara itu menghadirkan Gus Sauqi Ma’ruf Amin, putra calon wakil presiden Ma’ruf Amin, pengamat politik Muhammad Qodari dan Eka Wenats Wuryanta. Diskusi dipandu Addo Wityasmoro.
Yuke mengatakan Repnas DKI Jakarta perlu mengambil peran lebih besar dalam menyampaikan informasi terkait program dan capaian pemerintahan Joko Widodo. Menurut dia, pendekatan tersebut juga perlu menyasar kalangan muda dan pelaku usaha yang memiliki kepentingan terhadap kondisi perekonomian.
“DKI sebagai barometer nasional harusnya dapat lebih berperan aktif menyampaikan keberhasilan Pak Jokowi dan harapan kedepannya. Khususnya kaum muda dan wirausaha agar ke depan nanti iklim dunia usaha kita di dki khususnya menjadi lebih baik lagi,” kata Yuke di Jakarta, Kamis (7/2).
Selain menyampaikan capaian pemerintah, Repnas juga diminta mengembangkan pola kampanye yang lebih positif dan kreatif. Yuke menyebut pendekatan tersebut dapat digunakan untuk menarik perhatian undecided voters yang hingga saat itu belum menentukan pilihan politik.
Repnas juga menyoroti penyebaran hoaks yang menjadi bagian dari dinamika kampanye menjelang pemilu. Karena itu, kegiatan diskusi dan komunikasi politik di tingkat masyarakat dinilai perlu diperkuat untuk menghadapi informasi yang tidak benar.
“Repnas DKI juga harus membuat bagaimana cara agar masyarakat tidak golput dalam pemilu serentak 17 April nanti dan berpolitik dengan gembira,” pungkasnya.







