Teknostyle – Penguatan riset dan inovasi menjadi salah satu kunci agar Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Menyadari pentingnya hal tersebut, PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (Persero) atau IDSurvey menjalin kolaborasi strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kolaborasi ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang riset, inovasi, dan pemanfaatan fasilitas riset. Befokus pada bidang Testing, Inspection, Certification, Consultation, Classification, and Statutory Services (TICCCS).
Kerja sama yang berlangsung di Jakarta pada 29 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata kedua institusi membangun ekosistem riset nasional yang lebih terintegrasi. Melalui sinergi tersebut, BRIN dan IDSurvey akan menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan industri. Sehingga, inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.
Satukan Kekuatan Riset dan Standardisasi
Kepala BRIN, Arief Satria, bersama Direktur Utama IDSurvey, Arisudono, menandatangani nota kesepahaman. Hal tersebut sebagai simbol komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi di bidang riset, inovasi, dan pengembangan teknologi.
Kemitraan ini menggabungkan keunggulan BRIN dalam menghasilkan inovasi dengan kapabilitas IDSurvey sebagai Holding BUMN Jasa Survei yang memiliki kompetensi dalam pengujian, inspeksi, sertifikasi, konsultansi, klasifikasi, serta layanan statutori. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses validasi hasil riset sehingga lebih siap diterapkan oleh sektor industri.
Dorong Hilirisasi Inovasi agar Lebih Cepat Dimanfaatkan
Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah mempercepat hilirisasi hasil riset. Dalam proses tersebut, IDSurvey akan berperan melakukan pengujian, validasi, inspeksi, sertifikasi, konsultansi teknis, hingga klasifikasi terhadap berbagai inovasi yang dikembangkan BRIN.
Pendekatan tersebut memastikan setiap hasil penelitian memenuhi standar nasional maupun internasional sebelum memasuki tahap komersialisasi. Dengan demikian, industri dapat memanfaatkan teknologi hasil karya anak bangsa secara lebih cepat, aman, dan memiliki daya saing yang tinggi.

Menjangkau Berbagai Bidang Strategis
Kolaborasi IDSurvey dan BRIN mencakup berbagai sektor yang memiliki peran penting bagi pembangunan nasional. Ruang lingkup kerja sama meliputi penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, invensi, hingga inovasi. Mencakup bidang riset hayati dan lingkungan, kebumian serta maritim, pertanian dan pangan, kesehatan, energi dan manufaktur, elektronika dan informatika, nanoteknologi dan material, penerbangan dan antariksa, tenaga nuklir, ilmu pengetahuan sosial dan humaniora, hingga tata kelola pemerintahan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, kedua pihak juga akan memanfaatkan fasilitas riset secara bersama, memberdayakan tenaga ahli, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menyelenggarakan berbagai program kolaboratif yang mendukung penguatan ekosistem inovasi nasional.
BRIN: Riset Harus Menjawab Kebutuhan Industri
Kepala BRIN, Arief Satria, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat keterhubungan antara dunia riset dan sektor industri.
“Melalui pemanfaatan bersama sumber daya, fasilitas, dan keahlian yang dimiliki masing-masing pihak. Kami berharap hasil-hasil riset semakin relevan dengan kebutuhan industri. Kemudian dapat memberikan nilai tambah, serta berkontribusi terhadap peningkatan daya saing bangsa dan pembangunan nasional,” ujar Arief Satria.
Menurutnya, pemanfaatan bersama sumber daya, fasilitas, serta keahlian yang dimiliki kedua institusi akan membuat hasil penelitian semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu menghasilkan inovasi yang memberikan nilai tambah, memperkuat daya saing nasional, dan mendukung pembangunan Indonesia secara berkelanjutan.
IDSurvey Siap Pastikan Inovasi Memenuhi Standar Global
Direktur Utama IDSurvey, Arisudono, menegaskan bahwa sinergi ini mempertemukan kekuatan riset nasional dengan kemampuan IDSurvey dalam memastikan setiap inovasi memiliki kualitas, keandalan, dan standar yang dibutuhkan industri.
“Kolaborasi ini mempercepat proses validasi dan hilirisasi inovasi sehingga hasil riset tidak hanya menjadi pengetahuan. Namun, dapat memberikan manfaat nyata bagi industri, masyarakat, dan pembangunan nasional,” ujar Arisudono.
Menurut Arisudono, proses validasi yang lebih cepat akan mempercepat hilirisasi hasil penelitian sehingga inovasi tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan akademis. Namun, dapat berkembang menjadi solusi yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Membangun Ekosistem Inovasi yang Berkelanjutan
Melalui kemitraan ini, BRIN dan IDSurvey berkomitmen membangun ekosistem inovasi yang menyeluruh. Mulai dari tahap penelitian, pengembangan teknologi, pengujian, hingga implementasi di sektor industri.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya produk dan teknologi nasional yang memenuhi standar internasional. Selain itu juga meningkatkan daya saing industri Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mampu menghasilkan inovasi berkualitas di tingkat global.
Sinergi antara lembaga riset dan industri seperti ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan inovasi yang tidak hanya unggul secara ilmiah. Namun, juga memiliki nilai ekonomi, mampu mendorong pertumbuhan industri, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.







