• Technology
  • Gadget
  • Lifestyle
  • Apps
  • Event
  • Game Online
  • Travel
  • Feature
Rabu, April 15, 2026
  • Login
teknostyle.id
  • Technology
  • Gadget
  • Lifestyle
  • Apps
  • Event
  • Game Online
  • Travel
  • Feature
No Result
View All Result
teknostyle.id
  • Technology
  • Gadget
  • Lifestyle
  • Apps
  • Event
  • Game Online
  • Travel
  • Feature
No Result
View All Result
teknostyle.id
No Result
View All Result
Home Feature

Ekonom: Strategi Industri Kunci Sukses Pertumbuhan 8 Persen

by redaksi teknostyle
0
Ekonom: Strategi Industri Kunci Sukses Pertumbuhan 8 Persen

Ilustrasi ekonomi (Sumber foto: Steve Bussinne/Pixabay).

116
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Program Cekeli dari PT S2P Dorong Kesadaran Kesehatan Masyarakat Sejak Dini

MediaTek Gandeng Starlink Hadirkan Layanan Satelit Darurat di Perangkat Seluler

Jakarta, Teknostyle.id – Prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun depan diperkirakan akan stagnan di angka 5 persen. Kondisi ini disebabkan oleh minimnya strategi kebijakan yang mampu mendorong sektor industri keluar dari jebakan deindustrialisasi dini.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Teknostyle.id, Rabu (25/12/2024), Ekonom senior dan Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, mengungkapkan bahwa sektor industri Indonesia selama ini tumbuh rendah, hanya sekitar 3-4 persen per tahun.

Menurutnya, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, seperti 7 persen yang dicanangkan Presiden Jokowi atau bahkan 8 persen pada masa pemerintahan Prabowo Subianto, sektor industri harus menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik.

Sektor industri Indonesia, lanjut Prof. Rachbini, telah terjebak dalam deindustrialisasi dini, dimana kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terus menurun dan indeks PMI sektor industri berada di bawah 50 persen.

Untuk keluar dari situasi ini kata dia, diperlukan strategi re-industrialisasi yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya alam Indonesia secara optimal, serta pengembangan industri berbasis sumber daya alam yang dapat bersaing di pasar internasional. Strategi ini, menurutnya telah terbukti efektif pada era 1980-an dan awal 1990-an, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 7-8 persen.

Namun, tantangan yang dihadapi saat ini adalah perlambatan permintaan global, yang membuat penetrasi pasar internasional semakin sulit. Oleh karena itu, Indonesia perlu mencari pasar baru di luar kawasan Eropa, Cina, dan Amerika Serikat, serta memperkuat hubungan perdagangan dengan negara-negara lain. Diplomat Indonesia, khususnya para duta besar, diharapkan dapat berperan aktif dalam meningkatkan ekspor dan memperbaiki neraca perdagangan bilateral.

Selain masalah sektor industri, Prof. Rachbini juga menyoroti permasalahan fiskal yang menjadi hambatan dalam mencapai target pertumbuhan tinggi. Utang pemerintah Indonesia terus meningkat, dengan rasio utang terhadap PDB naik dari 26 persen pada 2010 menjadi 38,55 persen pada 2024.

Total utang pemerintah Indonesia mencapai Rp8.473,90 triliun per September 2024. Hal ini mencerminkan kebijakan ekonomi yang bergantung pada utang tanpa kontrol yang ketat, yang berisiko menggerogoti anggaran negara.

Akibat dari tingginya utang, suku bunga obligasi Indonesia juga meningkat drastis, mencapai 7,2 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya seperti Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia. Hal ini berdampak pada kualitas belanja negara yang semakin buruk, dimana porsi untuk membayar bunga utang semakin besar, sementara belanja produktif semakin menyusut.

Di tengah tantangan tersebut, Prof. Rachbini mengingatkan bahwa pengelolaan ekonomi nasional memerlukan kebijakan yang lebih fokus dan realistis agar dapat mencapai target pertumbuhan yang tinggi. Dalam catatan akhir tahun ini, beliau berharap pemerintah dapat mempertimbangkan solusi kritis untuk memperbaiki ekonomi Indonesia ke depan. (AR).

Tags: Didik J RachbiniekonomiIndustriPDB
Previous Post

5 Rekomendasi Lokasi Perayaan Tahun Baru 2025 di Jakarta, Ada Drone Show Hingga Pesta Kembang Api

Next Post

2025 Dalam Bayang Ketidakpastian Ekonomi Global dan Kenaikan Harga, Apa yang Harus Dilakukan Kelas Menengah?

redaksi teknostyle

redaksi teknostyle

Related Posts

Program Cekeli dari PT S2P Dorong Kesadaran Kesehatan Masyarakat Sejak Dini

Program Cekeli dari PT S2P Dorong Kesadaran Kesehatan Masyarakat Sejak Dini

by redaksi teknostyle
Maret 18, 2026

Teknostyle - Kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin masih menjadi tantangan, terutama di wilayah pedesaan. Banyak masyarakat menunda pemeriksaan hingga...

MediaTek Gandeng Starlink Hadirkan Layanan Satelit Darurat di Perangkat Seluler

MediaTek Gandeng Starlink Hadirkan Layanan Satelit Darurat di Perangkat Seluler

by redaksi teknostyle
Maret 9, 2026

Teknostyle - MediaTek bekerja sama dengan Starlink untuk menghadirkan layanan satelit darurat pada perangkat seluler. Kolaborasi ini bertujuan memperluas akses...

Dunia Musik Berduka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

Dunia Musik Berduka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

by redaksi teknostyle
Maret 8, 2026

Teknostyle - Dunia musik Indonesia kembali berduka. Penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026....

MediaTek Tunjukkan Dominasi AI dan Konektivitas Masa Depan di MWC 2026

MediaTek Tunjukkan Dominasi AI dan Konektivitas Masa Depan di MWC 2026

by redaksi teknostyle
Maret 7, 2026

Teknostyle — Barcelona, MediaTek menegaskan kepemimpinannya dalam teknologi AI dan konektivitas di Mobile World Congress 2026. Perusahaan semikonduktor ini menampilkan...

Indosat dan Ericsson Perkuat Kolaborasi di MWC 2026: Kembangkan Platform Monetisasi Digital Berbasis AI

Indosat dan Ericsson Perkuat Kolaborasi di MWC 2026: Kembangkan Platform Monetisasi Digital Berbasis AI

by redaksi teknostyle
Maret 7, 2026

Teknostyle — Barcelona, Upaya mempercepat transformasi digital di Indonesia terus meningkat dan kuat. Indosat Ooredoo Hutchison resmi menjalin kemitraan strategis...

Imlek 2026: Makna Tahun Baru China, Shio, Tradisi, dan Harapan Baru

Imlek 2026: Makna Tahun Baru China, Shio, Tradisi, dan Harapan Baru

by redaksi teknostyle
Januari 29, 2026

Teknostyle - Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 kembali menjadi momen spesial oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Imlek...

Next Post
2025 Dalam Bayang Ketidakpastian Ekonomi Global dan Kenaikan Harga, Apa yang Harus Dilakukan Kelas Menengah?

2025 Dalam Bayang Ketidakpastian Ekonomi Global dan Kenaikan Harga, Apa yang Harus Dilakukan Kelas Menengah?

https://teknostyle.id/wp-content/uploads/2023/11/VID-20231104-WA0036.mp4
    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
Instagram Facebook Twitter Youtube LinkedIn
Logo-TeknoStyle
Teknostyle.id adalah media Teknologi dan Gaya Hidup Multi-Platform. Dengan artikel yang lengkap, dari segi teknologi dan gaya hidup. Teknostyle.id tetap menjaga kualitas dan keakuratan data. Dengan tujuan agar setelah membaca, pengunjung mendapatkan informasi yang bermanfaat dan mudah dipahami

Contact Us :

Info@teknostyle.id
teknostyle.id@gmail.com

0812 1216 0318

Categories

  • Apps
  • Beauty
  • Business
  • Cooperation
  • Development
  • Economy
  • Entertainment
  • Event
  • F&B
  • Fashion
  • Feature
  • Food and Beverages
  • Gadget
  • Game Online
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Opinion
  • Sport
  • Technology
  • Tourism
  • Travel
  • Trending Topic
  • Uncategorized
  • World

© 2021 teknostyle.id - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Technology
  • Gadget
  • Lifestyle
  • Apps
  • Travel
  • Game Online
  • Event
  • Feature
  • About Us
  • Contact Us
  • Sitemap

© 2021 teknostyle.id - All Rights Reserved

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In